BKPSDM SAROLANGUN GELAR TRAINING ESQ”LEADERSHIP COMMITMENT SESSION”

29 0

BKPSDM SAROLANGUN GELAR TRAINING ESQ “LEADERSHIP COMMITMENT SESSION”

SEPUTARSAROLANGUN.COM – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM)P Kabupaten Sarolangun bekerjasama dengan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Leadership Center kembali menggelar pelatihan ESQ di Ruang Pola Utama, Kantor Bupati Sarolangun, Sabtu (23/12/2017).

Pelatihan ESQ Leadership Commitment Session kali ini mengambil tema “Untuk Sarolangun Lebih Maju dan Sejahtera” yang diikuti oleh 230 peserta dari unsur Kepala OPD,Asisten, Sekwan DPRD,  Camat,Lurah,Kades di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sarolangun Hilalatil Badri.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Sarolangun Hilalatil Badri menyebutkan kegiatan seperti ini sangat membantu program-program Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

“Pelatihan ini akan menunjukkan bagaimana menjadi pemimpin yang efektif dan mampu membawa organisasi kepada tujuan yang diinginkan”, ujarnya.

Lebih lanjut Hilalatil Badri mengatakan,Training ini memberikan keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Harapannya, setelah mengikuti training ini, dapat terbentuk individu yang tangguh,bermoral dan berakhlak.

“Yang tak kalah penting dari acara ini, nantinya dapat membentuk individu yang bermoral dari berbagai komponen yang ada dan dapat bersinergi guna mewujudkan Sarolangun lebih maju dan sejahtera”,harapnya.

Kepala BKPSDM Sudirman mengatakan,prakasa acara ESQ kali ini merupakan arahan dari Bupati Sarolangun H.Cek Endra guna memberi spirit dan leader untuk para pejabat dan aparatur pemerintah khususnya di pemerintahan Kabupaten Sarolangun.

Dalam pelatihan ini yang  disampaikan Dr.HC. Ary Ginanjar Agustian sebagai pemateri atau motivator Internasional menyebutkan, bagaimana mencapai Kesuksesan kinerja organisasi yang sangat ditentukan oleh kemampuan leadership dari pemimpinnya.

Orang-orang di dalam organisasi tidak cukup digerakkan melalui pendekatan pemenuhan material dan emosional semata, namun butuh pendekatan melalui dimensi hati (heart),oleh karena itu untuk para pemimpin dituntut memiliki kemampuan memimpin dari hati. (SYA)

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *