SALAH SATU SD NEGERI DI KECAMATAN SAROLANGUN JUAL BUKU LKS

73 0

SALAH SATU SD NEGERI DI  KECAMATAN SAROLANGUN JUAL BUKU LKS

SEPUTARSAROLANGUN.COM – Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 2 tahun 2008, melarang adanya keterlibatan guru, sekolah, Dinas Pendidikan maupun pemerintah daerah dalam penjualan ataupun distribusi buku paket maupun lembar kerja siswa (LKS) kepada siswa.

Lahirnya peraturan tersebut, dimaksudkan untuk mencegah adanya perilaku bisnis yang melibatkan pelaku ataupun institusi pendidikan dengan penerbit atau penyedia buku dalam penyediaan buku paket ataupun LKS bagi siswa.

Namun, meski terdapat larangan tegas, sejumlah wali murid Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Sarolangun mengungkapkan adanya praktik terlarang yang dilakukan pelaku ataupun institusi pendidikan tersebut.

Seperti yang diungkapan wali murid SR (39),anaknya meminta uang untuk membeli buku LKS dari sekolah.Karena anaknya takut dan malu dengan teman lainnya karena tidak memiliki LKS yang ada di sekolah, dia terpaksa turut membeli.

“Kemarin anak saya minta uang untuk beli buku LKS.Karena takut, nanti LKS-nya lain dengan teman-temannya, akhirnya kami beli,” katanya.

Dia mengaku tak tahu persis alasan pihak sekolah terlibat dengan penerbit dalam penawaran buku penunjang belajar kepada siswa.

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun Harun terkejut adanya sekolah yang memperjual belikan buku LKS kepada siswanya.Diknas Sarolangun sudah menghimbau larangan menjual buku paket dan LKS tertentu kepada peserta didik.

“Kami bingung,masih ada sekolah yang demikian,sedangkan sekolah sudah tahu tentang larangan tersebut.Nanti kami akan tindaklanjuti,” katanya.

Sesuai Permendiknas No 2 Tahun 2008, tenaga pendidik baik, guru, disdik, dan pemerintah daerah, dilarang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung untuk menjual atau menjadi distributor buku sekolah baik buku paket maupun LKS.

“Dinas dan stakeholder pendidikan sudah sepakat bahwa tidak boleh ada jual beli ataupun pemaksaan untuk membeli buku tertentu kepada siswa. Kesepakatan sesuai Permendiknas,” ujarnya. (SYA)

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *