POLRES TANGKAP PENIPU DENGAN MODUS IMING-IMING MENJADI HONORER RSUD

56 0

POLRES TANGKAP PENIPU DENGAN MODUS IMING-IMING MENJADI HONORER RSUD

SEPUTARSAROLANGUN.COM – Pada hari Rabu (31/01/2018) sekira pukul 20.00 WIB SatReskrim Polres Sarolangun, melakukan penangkapan terhadap AM pelaku tindak pidana Penipuan dengan modus menawarkan bisa mengurus korban menjadi Honorer di RSUD Sarolangun.

Pelaku AM ditangkap setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan dari orang tua korban, Yayat (48) warga Desa Mekar Sari,Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun.

Yayat melaporkan jika anaknya telah ditipu oleh AM (42) warga RT.02 Dusun Suko Mulyo,Desa Pelawan,Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana Melalui Kasat Reskrim AKP George Alexander Pakke,membenarkan penangkapan tersebut,Kamis (01/02).

“Benar kita telah menangkap seorang pelaku tindak pidana penipuan, yang mengimingkan korban untuk menjadi tenaga honorer.” Kata Kasat Reskrim.

Lebih lanjut ia menambahkan jika berdasarkan keterangan korban, kejadian itu pada hari sabtu tanggal 11 Maret 2017, sekitar pukul 12.00 Wib. Tersangka mendatangi rumah korban dan menawarkan kepada korban untuk bekerja sebagai tenaga honorer dan untuk menyiapkan adminitrasi dokumen permohonannya.

Beberapa hari kemudian tersangka kembali mendatangi rumah korban dan menjelaskan kepada korban LIA untuk kepengurusan menggunakan biaya masuk sebesar Rp.25.000.000.

Namun korban pada saat itu hanya menyanggupi sebesar Rp.18.000.000,- dan tersangka setuju dengan meminta uang tanda jadi terlebih dahulu sebesar Rp.1.500.000.

Pada bulan mei 2017 tersangka kembali ke rumah korban dan meminta uang kepada korban kembali karena SK LIA sudah jadi dan korban harus menyiapkan lagi uang sebesar Rp. 3.500.000,- dan korban pun menyerahkan uang tersebut kepada tersangka.

Tidak lama kemudian tersangka kembali mendatangi rumah korban dan menyerahkan SK tersebut,namun kembali pada saat itu tersangka meminta uang lagi kepada korban sisa dari awal perjanjian tersebut akan tetapi korban mau menyerahkanya apabila LIA sudah bekerja di RSUD Sarolangun.

Dengan rasa senang hati mendapatkan SK, LIA  langsung mendatangi RSUD Sarolangun dan mengkonfirmasi masalah SK yang diserahkan Tersangka tersebut dan setelah diteliti pihak RSUD Sarolangun menjelaskan bahwa SK tersebut tidak pernah dikeluarkan oleh yang bersangkutan.

“Dari hasil pengembangan juga tersangka sudah melakukan tindak pidana penipuan tersebut sudah berulang kali terhadap beberapa korban dengan modus yang sama dan untuk laporan yang sudah diterima di unit krimum II yakni sebanyak 3 Laporan Polisi. Saat diinterogasi tersangka mengakui telah melakukan penipuan terhadap 9 (sembilan) orang, saat tersanga bersama barang bukti sudah kita amankan.” Tandasnya.

Kapolres Sarolangun selalu menghimbau agar masyarakat berhati-hati dan tetap waspada terhadap para calo tenaga honorer, yang mengimingkan sebuah pekerjaan, hadiah atau apapun bentuknya.(SYA )

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *